Sabtu, 25 Januari 2014

Identifikasi Tumbuhan

Nama Tumbuhan 1 : Kelapa
Nama Tumbuhan 2 : Mangga

Kelapa
   


·         Jenis akar: serabut
·         Pola tulang daun : sejajar
·         Jumlah keping biji / kotiledon : berkeping biji satu 
·         Kambium: tidak terdapat kambium
·         Jumlah Kelopak Bunga : -
·         Tumbuhan termasuk kelompok : monokotil





Mangga



·         Jenis akar: tunggang
·         Pola tulang daun : menyirip
·         Jumlah keping biji / kotiledon : berkeping biji dua
·         Kambium: terdapat kambium 
·         Jumlah Kelopak Bunga : -
·         Tumbuhan termasuk kelompok : dikotil



Laporan Praktikum Batang Dikotil

Nama                     : Muhammad Ridho Fachriza
Kelas                      : VIII E
No. Absen             : 11
Kelompok            : 3
Semester               : 2
Tahun Ajaran        : 2013/2014
Mata pelajaran      : Biologi
Materi                    : Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
Judul Praktikum    : Laporan Praktikum Batang Dikotil
Tempat/tanggal      : Semarang/ 16 Januari 2014

A.    Tujuan : Untuk mengetahui struktur batang dan akar monokotil serta dikotil
B.     Dasar Teori :
                 Jaringan penyusun batang Dikotil, yaitu epidermis, korteks, endodermis, empulur, kambium, floem, xilem, dan jari-jari empulur. Batang tumbuhan dikotil memiliki lingkaran tahun hal ini disebabkan oleh aktivitas kambium yang menyebabkan pertumbuhan membesar. Tipe ikatan pembuluh pada batang dikotil  yaitu kolateral terbuka karena antara xilem dan floem terdapat kambium.
                  Struktur batang Dikotil berbeda dengan batang Monokotil, karena terdapat jaringan kambium pada batang Dikotil. Berdasarkan letaknya, kambium ada dua tipe sebagai berikut. Pertumbuhan batang atau lingkaran sekunder adalah pertambahan besar batang yang disebabkan oleh pertambahan jaringan sekunder pada jaringan primer atau jaringan mula-mula. Pertumbuhan batang sekunder merupakan aktivitas kambium. Oleh karena itu, jaringan kambium sering disebut titik tumbuh sekunder.

C.     Alat dan Bahan
        1.  Mikroskop
        2.      Kaca penutup
3.      Gabus
4.      Silet
5.      Kaca objek
6.      Pinset
7.      Tumbuhan jagung/padi bagian akar dan batangnya
8.      Tumbuhan kacang tanah/bayam bagian akar dan batangnya
9.      Air
10.  Kamera (alat dokumentasi) 

D.    Cara Kerja
           1.  Menyiapkan akar dan batang tumbuhan jagung dan kacang tanah yang masih segar.
       2.      Kemudian, membuat sayatan melintang setipis mungkin pada akar jagung dan kacang 
       tanah. Untuk mendapatkan sayatan yang tipis jepitlah akar/batang di antara dua gabus 
       kebudian irislah menggunakan silet.
3.      Meletakkan sayatan tersebut pada kaca objek yang telah ditetesi air kemudian ditutup 
      menggunakan kaca penutup
4.      Mengamati di bawah mikroskop
5.      Mencatat hasil pengamatan
6.   Mendokumentasikan hasil pengamatan 

E.     Hasil Pengamatan

Batang kacang/bayam
perbesara  50 x


Gambar Pembanding

F.   Pembahasan    
        Batang dikotil terdiri dari jaringan  epidermis, korteks dan ikatan pembuluh. Ikatan pembuluh  terdiri atas xilem, floem dan kambium. Namun irisan masih tebali jadi tidak jelas terlihat

G.   Kesimpulan
      Batang bayam termasuk tumbuhan dikotil. bagian batang dikotil dari luar ke dalam yaitu: epidermis, korteks, floem, kambium, xilem, silinder pusat